Senin, 07 Februari 2011
F E A R -- Only 4 Letters
Saya sangat suka menyaksikan acara TV "fear factor" setiap hari minggu malam. Bisa dibilang saya paling menunggu acara tersebut sejak saya pertama kali menyaksikannya. Pasti sebagian besar dari Anda tau acara apakah ini. Yang pasti bukan acara memasak, bukan sinetron, dan bukan acara how to become a good parents. Acara ini menantang keberanian dari seseorang untuk menyelesaikan tantangan dan mendapatkan reward US$50.000. Kalau kita lihat jumlah uangnya, mungkin kita akan melupakan rasa takut kita.
Ada satu pelajaran yang saya lihat dari seorang peserta di episode minggu lalu. Ia yang berhasil memenangkan kompetisi ini. Biasanya di akhir acara, Joe Rogan (host) akan berkata kepada sang pemenang. "Jelas rasa takut bukanlah penghalang bagimu". Dan ia menjawab "ya, FEAR is only 4 letters, ha?...
(FEAR hanya 4 huruf kan?)...
Terkadang kita tidak bisa mengalahkan rasa takut kita. Takut akan apapun. Dari kalimat yang diucapkan sang pemenang fear factor ini jelas kita lihat ia sangat bisa menaklukkan rasa takut dari tantangan yang diberikan. Tantangan dari acara fear factor ini bukanlah tantangan yang gampangan.
Saya adalah seorang wanita yang sangaaaat takut sama serangga (ngaku nih.. haha)...apalagi kecoa... Kalo saya punya uang banyak, hal pertama yang saya akan beli adalah mesin pembasmi kecoa, sehingga saya juga memberikan kedamaian bagi para wanita yang sejenis dengan saya. Tapi terkadang saya berpikir harusnya ketakutan itu pasti bisa ditaklukkan. ini hanya salah satu contoh.
Banyak hal lain yang ditakuti oleh manusia. Takut ketinggian, takut binatang, takut ngomong di depan umum, takut setan, takut kiamat, takut mencoba sesuatu yang baru, takut mengambil keputusan, takut sakit hati, takut sama badut (haha), dan masih banyak lagi. Ketakutan yang saya sebutkan barusan, benar-benar terjadi di org-org yang dekat dengan saya.
Dan saya tetap berpikir, ketakutan ini pasti bisa ditaklukkan.
Tetapi jangan hanya berpikir, mari kita sama-sama bertindak untuk menaklukkan rasa takut tersebut. Ketakutan membuat kita tidak berani melangkah untuk sesuatu yang lebih baik. Apalagi kita yang adalah anak-anak Tuhan. Dia yang menaruh keberanian di hati kita. Ada satu peristiwa ketika Ia bersama murid-murid-Nya yang ketakutan terkena badai waktu berlayar, di sana Ia tertidur karena lelah, tetapi ini menunjukkan betapa tidak takutnya Dia meskipun sebagai manusia. Dan satu hal yang pasti, Dia mati untuk berikan kemenangan buat kita. Kemenangan dari hal apapun. (dan ini membuat saya berpikir, takut serangga adalah hal yang tidak seharusnya. haha.)
So, apa ketakutan yang kita alami? Mari kalahkan dan jadi pribadi yang berkemenangan bersama Tuhan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar