Saya tidak tahu kenapa blackberry sangat booming di Indonesia. Padahal di negara maju seperti Singapura justru pengguna blackberry nya sedikit. Kebanyakan mereka memakai produk Apple, yaitu iphone.
Mungkin masyarakat Indonesia suka beramah tamah dan ngbrol sehingga kemudahan berkomunikasi lewat blackberry messenger membuat blackberry sangat disukai org indonesia.
Waktu UTS bulan oktober lalu, salah satu mata kuliah yang paling saya tidak suka, yaitu Metode Penielitian Komunikasi meminta kita mengulas dan meneliti tentang blackberry dengan judul "Blackberry mengurangi kualitas komunikasi tatap muka".... kalo dipikir-pikir sih bener juga ya.. banyak kali kalo lagi berbicara sama org dan kita melihat lampu di blackberry kita menyala merah kedip-kedip, pasti hati sudah gelisah dan rasanya HARUS melihat ada apa yang masuk di BB kita. hahahaha...
Mungkin bagi semua pengguna blackberry, gadget ini mendekatkan mereka dengan kerabat yang berada di tempat yang jauh. Tapi tanpa kita sadari, gadget ini pun menjauhkan kita dengan orang-orang yang dekat dengan kita. Contohnya, terkadang kita dengan adik kita yang juga memakai blackberry berhubungan lewat BBM, padahal kamar hanya dipisahkan dengan tembok tipis. hahaha. Contoh lain, kemarin bulan November saya mengajak sahabat-sahabat saya untuk makan karna saya ulang tahun. Saat tiba di restoran dan mendapat tempat duduk, SEMUA melihat pada blackberry nya dan suasana pun hening. (ini bukan curhat loh, just a simple example...)... hahaha... tapi kita bisa lihat perubahan pola perilaku pada manusia dewasa ini karna kemajuan teknologi.
Just an advice, mari kita sama-sama menghargai dan memberi nilai pada kualitas komunikasi , khususnya dengan orang-orang yang dekat dengan kita dan yang kita sayangi. Karna yang saya tau, KOMUNIKASI yang baik adalah hal yang membedakan manusia dengan makhluk ciptaan Tuhan yang lain, dan yang membuat manusia dikatakan sebagai "ciptaan yang sempurna".

Tidak ada komentar:
Posting Komentar