Senin, 20 Desember 2010

"Last Minute Man"


Mungkin kita semua pernah mendengar nama iron man, Spiderman, Batman, dsb.
Tapi pernahkah mendengar julukan "last minute man"..? (hahhaa.)

Julukan ini diberikan kepada org-org yang suka sekali menunda pekerjaan dan mengerjakannya di saat akhir-akhir menjelang deadline dan selalu terburu-buru.

Tapi apakah hanya kekurangan saja yang ada pada org-org ini?
mmm menurut saya tidaklah demikian.

Memang segala sesuatu yang dikerjakan terburu-buru hasilnya tidak maksimal. Saya punya teman yang selalu mengerjakan PR sangaaaat rapi, teratur, sesuai deadline, dan tidak mau ada kesalahan sedikitpun. Tetapi, ia tidak bisa mengerjakannya di waktu yang sempit. Sama halnya dengan kehidupan kehari-hari. Ia akan bangun satu atau beberapa jam sebelumnya bila akan bepergian di pagi hari. Ia akan merencanakan segala sesuatu teratur dan penuh perhitungan.

Mari kita lihat dari sisi sang "last minute man"..

Ia memang buru-buru. Tetapi dengan waktu yang singkat ia bisa menyiapkan sesuatu.
Ia memang tergesa-gesa tetapi ia bisa mempersiapkan diri dengan baik untuk bepergian walau dengan waktu yang singkat.
Memang pekerjaannya tidak selalu perfect, tetapi 1 jam sebelum deadline pun ia masih bisa menerima tugas dari atasan.
Memang tugas-tugas kuliahnya tidak selalu lebih bagus dari yang lain, tetapi ia tidak mengeluh jika diberi tugas mendadak oleh dosen.

Kelebihan dari orang-orang seperti ini adalah ia adalah org yang fleksible dan cepat tanggap. Tidak selalu harus dalam perencanaan. Memang ada kekurangannya, tetapi kelebihannya pun bisa diperhitungkan.

So, jangan hanya melihat sisi kekurangan dari seseorang, karena biasanya, kelebihan seseorang adalah merupakan kelemahannya, kelemahan seseorang adalah kelebihannya.

Selasa, 14 Desember 2010

SEMESTER 5 DAN 6 -- Semester Terberat?


Banyak yang berkata dan banyak yang mengalami. Katanya semester 5 dan 6 adalah waktu kuliah yang paling kritis. Banyak yang mengundurkan diri, banyak yang mengalami stress akibat tugas-tugas yang semakin berat, banyak yang mengalami "tergiur" dengan jurusan lain yang dianggap impiannya.

Pertanyaannya adalah sewaktu kita mengambil jurusan yang telah kita ketahui akan berada di dalamnya selama 4 tahun, apakah sesuai dengan impian kita?

Sejak SMA saya diajarkan oleh paman saya, set masa depan dan cita-cita dari sekarang, ambil jurusan yang sesuai dengan cita-cita, dan jadilah orang yang TANGGUH menghadapi hari-hari kuliah yang berat.
Mungkin waktu SMA saya belum mengerti tentang "hari kuliah yang berat", tetapi sekarang pun saya mengerti karena saya pernah mengalaminya di semester lalu. Rasanya melihat kampus seperti melihat rumah hantu. hahaha. Tugas banyak dan tak habis-habisnya. Apalagi setelah pulang kampus saya harus mengajar les dan bertemu dengan anak-anak yang beraneka ragam sifatnya.

Pesan paman saya untuk tangguh dan berusaha pun saya ingat. Katanya "hidup ini kalo ga ada perjuangan mah ga seru..." haha. life is an adventure.

Hai teman, apakah anda sedang berada dalam masa "terberat" kuliah?
Lupakan cuti (kecuali kalau anda hamil.. haha), pengunduran diri, ataupun bolos yang terlalu banyak. Anda cukup mengumpulkan segenggam semangat dan pikiran untuk mencapai cita-cita kita, karena saya jamin anda hanya akan mendapat penyesalan kalau anda mengambil 3 pilihan itu. Banyak kali justru dari kejenuhan dan hari-hari berat kuliah kita dilatih untuk semakin rajin dan disiplin serta tangguh.

So, keep in spirit friends!

Kamis, 09 Desember 2010

Blackberry -- Mendekatkan yang Jauh, Menjauhkan yang Dekat

Saya tidak tahu kenapa blackberry sangat booming di Indonesia. Padahal di negara maju seperti Singapura justru pengguna blackberry nya sedikit. Kebanyakan mereka memakai produk Apple, yaitu iphone.

Mungkin masyarakat Indonesia suka beramah tamah dan ngbrol sehingga kemudahan berkomunikasi lewat blackberry messenger membuat blackberry sangat disukai org indonesia.

Waktu UTS bulan oktober lalu, salah satu mata kuliah yang paling saya tidak suka, yaitu Metode Penielitian Komunikasi meminta kita mengulas dan meneliti tentang blackberry dengan judul "Blackberry mengurangi kualitas komunikasi tatap muka".... kalo dipikir-pikir sih bener juga ya.. banyak kali kalo lagi berbicara sama org dan kita melihat lampu di blackberry kita menyala merah kedip-kedip, pasti hati sudah gelisah dan rasanya HARUS melihat ada apa yang masuk di BB kita. hahahaha...

Mungkin bagi semua pengguna blackberry, gadget ini mendekatkan mereka dengan kerabat yang berada di tempat yang jauh. Tapi tanpa kita sadari, gadget ini pun menjauhkan kita dengan orang-orang yang dekat dengan kita. Contohnya, terkadang kita dengan adik kita yang juga memakai blackberry berhubungan lewat BBM, padahal kamar hanya dipisahkan dengan tembok tipis. hahaha. Contoh lain, kemarin bulan November saya mengajak sahabat-sahabat saya untuk makan karna saya ulang tahun. Saat tiba di restoran dan mendapat tempat duduk, SEMUA melihat pada blackberry nya dan suasana pun hening. (ini bukan curhat loh, just a simple example...)... hahaha... tapi kita bisa lihat perubahan pola perilaku pada manusia dewasa ini karna kemajuan teknologi.

Just an advice, mari kita sama-sama menghargai dan memberi nilai pada kualitas komunikasi , khususnya dengan orang-orang yang dekat dengan kita dan yang kita sayangi. Karna yang saya tau, KOMUNIKASI yang baik adalah hal yang membedakan manusia dengan makhluk ciptaan Tuhan yang lain, dan yang membuat manusia dikatakan sebagai "ciptaan yang sempurna".